welcome to my blog! --- selamat datang di blog saya! --- Wilkommen in meinem Blog! :)"it's all about girls, teenagers and their hearts❤️."

Sunday, August 4, 2013

Kursus di Goethe-Institut Menyenangkan!

Guten Abend, meine Freunde!


Malam ini gue akan cerita sedikit tentang pengalaman kursus gue di Goethe-Institut Jakarta.
Sebelumnya kalian harus tau, kalau Goethe-Institut adalah sebuah lembaga kursus bahasa Jerman yang membuka cabang di seluruh dunia. Nah, perlu kalian ketahui juga, Sertifikat bisa berbahasa Jerman yang diakui oleh Kedutaan Besar Republik Federal Jerman satu-satunya hanya dari lembaga Goethe-Institut. Keren ya! Tapi sayangnya, Goethe-Institut Indonesien hanya ada di pulau Jawa, dan itupun hanya di Jakarta dan di Bandung. Sebenarnya di Surabaya juga ada, namun hanya sekedar tempat menampu ujian resmi untuk mendapatkan Goethe-Zertifikat (Sertifikat Goethe).
Goethe juga menawarkan berbagai jenis Kursus bahasa Jerman,antara lain:
1.       Kursus Ekstensif
Adalah kursus yang dilakukan dua kali seminggu (Senin dan Rabu / Selasa dan Kamis), atau sekali seminggu (Sabtu / Minggu). Kalau kalian memilih dua kali seminggu, waktu kursusnya bisa sore, atau malam. Kalau sore, dimulai dari jam 15.30 – 18.00. Kalau malam, dimulai dari jam 18.30 – 21.00. Tapi kalau kalian memilih satu kali seminggu, waktu kursusnya bisa pagi, atau sore. Kalau pagi, dimulai dari jam 08.00 – 13.30. Kalau sore, dimulai dari jam 14.00 – 19.15. Nah, kursus Ekstensif ini biayanya paling murah, yaitu Rp. 1.800.000. Tapi kalau kalian memilih hari minggu, harganya menjadi Rp. 2.000.000. Kenapa bisa begitu ya? Gak tau juga deh hehe.

2.      Kursus Intensif
Adalah kursus yang dilakukan tiga kali seminggu (Senin, Rabu, dan Jumat). Waktu kursusnya dimulai dari jam 17.30 – 21.00. Biayanya sebesar Rp. 3.400.000

3.      Kursus Superintensif
Adalah kursus yang dilakukan selama weekdays dalam seminggu (Senin – Jumat). Waktu kursusnya, hari Senin – Kamis dimulai dari jam 08.00 – 12.30, kalau hari Jumat dimulai dari jam 08.00 – 11.30. Karena pertemuan lebih sering, jadi biaya kursusnya pun juga semakin mahal. Biaya kursusnya sebesar Rp 6.500.000.

4.     Kursus Spesial
Nah gue agak kurang mengerti sama kursus yang satu ini, yang gue tau, kursus spesial ini nawarin untuk kursus perusahaan/persiapan ujian bahasa Jerman untuk persyaratan visa, dll. Untuk info lebih lengkap mendingan ke web-nya Goethe aja langsung ;-) http://www.goethe.de/jakarta.

         Tapi dari semua biaya yang gue sebutin di atas, gak termasuk sama buku pelajaran. Buku pelajaran itu terdiri dari:

1.         Kursbuch (Buku Kursus)
  Buku ini sering banget dipakai untuk kursus. Istilahnya induknya dari buku pelajaran. Buku ini bentuknya lebar, dan paling tebal   diantara buku-buku yang lain. Pokoknya kalo kursus gak bawa buku ini, susah belajarnya deh!



2.        Sprachtraining (Pelatihan Bahasa)
Buku ini bentuknya hampir mirip sama Kursbuch. Lebarnya sama, cuma beda tebalnya aja. Buku ini lebih tipis daripada Kursbuch. Buku ini biasanya dipake Lehrer/in (guru) untuk ngasih Hausaufgabe (PR). Jangan salah, bukan Cuma sekolah yang punya PR, kursus juga!

3.        Vokabeltaschenbuch (Buku Kosa Kata)
Buku ini bentuknya paling kecil di antara dua buku yang lain. Buku ini berhubungan erat dengan Kursbuch. Jadi kalo ada kosa kata yang gak kita ngerti di Kursbuch, tinggal liat aja di Vokabeltaschenbuch. Di buku ini pasti tertera halaman berapa dan apa arti dari kosa kata tersebut.



4.       Wörterbuch (Kamus)
Buku kamus yang bisa kita beli di Goethe-Institut adalah pocket dictionary. Bahasa yang disajikan yaitu Indonesien – Deutsch dan Deutsch – Indonesien. Tapi gambar Wörterbuch di bawah menyajikan untuk bahasa Englisch – Deutsch dan Deutsch – Englisch. Bentuknya kecil, warnanya kuning. Buku ini berguna banget buat ngeliat artikel suatu kata. Oh ya, belum tau artikel itu apa ya? Belajar dulu makanya…. Hehehe



Perlu diketahui juga, bahwa setiap kita naik level di Goethe-Institut, buku yang kita pakai juga harus berganti (kecuali Wörterbuch). Berikut level-level yang ada di Goethe-Institut:
1.         A1
·         A1.1
·         A1.2
·         A1.3
2.        A2
·         A2.1
·         A2.2
3.        B1
·         B1.1
·         B1.2
·         B1.3
4.       B2
·         B2.1
·         B2.2
·         B2.3
·         B2.4
·         B2.5
·         B2.6
5.        C1
·         C1.1
·         C1.2
·         C1.3
·         C1.4
·         C1.5
6.       C2
·         C2.1
·         C2.2
·         C2.3
·         C2.4
·         C2.5

Kalau dihitung-hitung, levelnya banyak juga ya! Tapi it’s ok, selama kita rajin masuk dan cepat mengerti, pasti kita gampang kok naik level! Terus kalian juga harus tau, naik level dari A1.1 ke A1.2 itu membutuhkan waktu 3 bulan, karena pertemuannya hanya sekali setiap minggu. Dan jumlah pertemuannya 10 minggu.

Nah, kan gue udah ngejelasin sekilas tentang kursus di Goethe-Institut nih, sekarang gue pengen cerita kenapa gue kursus di sana. ………………….. *blablabla*……………….. pokoknya, the point is: ich habe Deutsch gelernt, weil ich in Deutschland studieren möchte. Gue kursus di Goethe-Institut Jakarta ngambil kursus Ekstensif sore, setiap hari Sabtu. Waktu pertama kali masuk, gue di ajar sama Lehrer, seorang Indonesia, yang asik, aktif banget, dan walaupun kita gak ngerti sama bahasa Jerman, dia tetep maksa selalu pake bahasa Jerman biar kita terbiasa. Nah, kalo kita udah mulai bingung sama apa yang dia omongin, biasanya dia ngomong sambil pantomim (memeragakan gerak), supaya kita tau dari bahasa tubuhnya juga. Lehrernya sih asik. Ruang kelasnya juga nyaman. Dingin banget, Klimaanlage(AC)nya juga banyak. Duduknya gak sendiri-sendiri, duduknya perkelompok gitu, jadi kita bisa saling tanya sama kelompok-kelompok kita masing-masing. Di kelasnya juga pake papan tulis smart board (papan tulis layar tonjok) yang seru dipakai untuk belajar karena warnanya tidak hitam-putih seperti papan tulis white board maupun black board.
Oh ya, karena gue ikut Ekstensif sore, mulai dari jam 14.00 – 19.15, kan lama banget tuh, Pausen(istirahat)nya juga dapet dua kali, pas jam 16.00 (waktu Ashar) dan juga jam 18.00 (waktu Magrib).
Sekarang di Goethe gue udah tingkatan A1.3 dan udah dapet Goethe-Zertifikat A1, tadinya mau lanjut ke A2, tapi ternyata telat daftar… () hehehe.
Sekian untuk postingan kali ini ya! Terima kasih sudah membaca! --- dankeschön für das Lesen!J





N.B: dalam postingan ini saya tidak dibayar oleh lembaga Goethe-Institut Indonesien untuk mempromosikannya. Saya hanya sekedar ingin berbagi saja.

5 comments:

  1. Hai, salam kenal!
    Mau tanya dong, kalau pendaftaran kursus kita harus ambil nomor antrean gitu ya? Trus kalau mau pilih kelas harus dulu-duluan apa engga ya? Soalnya saya berminat kursus di Goethe nih.

    Thanks!

    ReplyDelete
  2. Salam kenal! :)
    Maaf baru bisa balas kometarnya ya..
    Iya, harus ambil nomor antrean, dan usahakan, datangnya pagi, bahkan sebelum kantor sekretariatnya buka, karena pasti ngantrenya panjang banget.
    Pilih kelasnya juga dulu-duluan, makanya saya dapar yang kelas siang karena kelas paginya sdh penuh, dan biasanya, hari Sabtu di Goethe Jakarta jadi hari favorit karena bukan hari kerja, kalau sdh minggu, pastinya sepi dan isinya orang-orang yang gak kebagian di hari Sabtu.
    Semoga bermanfaat, dan selamat belajar di Goethe-Institut! ;)

    ReplyDelete
  3. keren mas pengalaman Kursusnya.. saya ingin mencobanya, tapi mungkin saya tidak cocok disana :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua orang pasti cocok kok mas kursus di mana aja tergantung kitanya juga hehehe :D semoga bermanfaat yaa. saya perempuan jfyi ;)

      Delete
  4. Untuk level A1.1 sampai A1.3 itu bukunya sama yg digunakan yg difoto itu?

    ReplyDelete

Post your comment here ˘˚˘